Silahturahmi Lintas Tokoh Agama Dalam Rangka Mencegah dan Perangi Terorisme dan Radikalisme



Lamongan-, Bertempat di Rumah Makan Apung Jl. Kusuma Bangsa Lamongan di laksanakan Silahturahmi Lintas Tokoh Agama Dalam Rangka Mencegah dan Perangi Terorisme dan Radikalisme yang sedang marak di beberapa minggu ini dengan penanggung jawab AKBP Feby DP Hutagalung (Kapolres Lamongan) dihadiri sekitar 30 orang.Kamis (17/05/18)
Hadir dalam kegiatan ini” AKBP. Feby DP Hutagalung (Kapolres Lamongan),Mayor.  ‎I Gede Putu Ardana ( WS. Kasdim Lamongan ),‎AKP. Bekti Yanti Hartini (Kasat Binmas Polres Lamongan), ‎KH. Aziz Khori (Ketua MUI Kab. Lamongan), ‎KH. Masnur Arief, SH (Ketua FKUB Kab. Lamongan), ‎KH. Shodokin (PD. Muhammadiyah Lamongan),‎Drs. Imam Ghozali ( PCNU Lamongan),‎KH. Abdus Salam ( Ketua DMI Lamongan),Pengurus dan Anggota FKUB Kab. Lamongan,Kasat Intel, Kasat Narkoba, Kasat Reskrim Polres Lamongan
Sambutan KH. Masnur Arief, SH  ( Ketua FKUB Kab. Lamongan ) yang intinya” FKUB mengapresiasi yang setinggi tingginya kepada Bpk Kapolres yang sudah mengadakan acara silaturahim ini
Perlu adanya Gerakan Nasional Terpadu Anti Terorisme yang benrangkat dari kesadaran kolektif dari masyarakat,Perlu adanya kerja sama antara pihak kepolisian dengan tokoh tokoh agama , karena menyelesaikan terorisme bukan hanya terornya tetapi juga isme-nya yang lebih berkenaan adalah tokoh tokoh agama.
Perlunya pertemuan yang di agendakan secara rutin antara pemerintah dan tokoh agama karena dengan itu kita bisa berupaya menanamkan kepada benak masyarakat/umat bahwa tidak ada agama yang mengajarkan meneror.
Sambutan AKBP. Feby DP Hutagalung (Kapolres Lamongan) yang intinya”Kami setuju dengan usulan Ketua FKUB untuk mengadakan kagiatan seperti ini secara rutin , karena Polri dan TNI tidak dapat berdiri sendiri dan peran Tokoh Agama sangat sentral.
Perlunya pendekatan pendekatan secara Humanis kepada masyarakat karna kita semua harus sepakat dan garis bawahi bahwa kejadian terorisme ini bukanlah masalah agama, mereka hanya mengatas namakan islam tetapi bukanlah islam.
Menanggapi usulan dari Pdr. Danield Bom bunuh diri tidak ada obatnya , karena harus ada korban baik dari aparat keamanaan atau kalau tidak dari masyarakat
Peran aktif Tokoh Agama sangat penting agar bisa secara simultan melakukan pendekatan pendekatan kepada masyarakat dalam menangani idiologi dan doktrin yang salah dan upaya pencegahan harus militan karena tindak terorisme bergerak secara militan dan bagaimana peran tokoh agama untuk merubah isme / menset terorisme menjadi menset menset yang baik, agar kejadian kejadian terorisme tidak terjadi lagi.
Saya mengajak kepada kita semua untuk merapatkan barisan tetapi tidak hanya masalah terorisme saja, melainkan kejahatan kejahatan lain seperti miras  narkoba dll, untuk itu kami mohon kepada bapak semuanya untuk melakukan aksi nyata, terutama yang memiliki komando seperti bapak bapak sekalian sampaikan sampai yang paling bawah, marilah berbuat untuk bangsa dan negeri ini dan menjaga lamongan khususnya agar semakin kondusif.
Sambutan I Gede Putu Ardana (WS Kasdim Lamongan ) yang intinya” Memperkenalkan ajaran yang baik dan benar setelah itu memahamkannya , karena masih banyak pemahaman pemahaman yang salah.
Mari kita berbuat bijak untuk tidak menebarkan berita Hoax,Peran keluarga sangat penting karena banyak balita yang terkena faham radikalisme dan cara belajarnya mudah hanya belajar di internet.(xx)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.